2008-08-22

Mengenangmoe Ibu

Hari ini tepat sudah 6 tahun beliau kembali menghadap sang penguasa, meninggalkan anaknya yang belum bisa berbhakti dan membuktikan diri bisa menjadi permata keluarga.

Orang yang begitu mencintai, memanjakan serta mendidikku agar menjadi orang yang berguna, orang pertama yang telah mengajariku tenang salah dan benar, orang yang selalu hadir dan tersenyum kita melihat saya duduk dirumah sambil pegang keyboard..Namun sekarang senyuman itu hilang sudah, 6 tahun ini saya tidak lagi melihat senyuman itu, 6 tahun lagi saya tidak melihat mata yang begitu bening menyayangiku..Hati yang begitu tulus mengajariku..

Ibu..hanya doa yang mampu anakmu ini berikan, ibu lihatlah dari sana, bahwa sekarang anakmu sudah mampu sejajar dengan orang-orang yang pernah Ibu sebut dahulu..Ibu lihatlah dari sana bahwa anakmu ini berjuang keras untuk memenuhi cita-citamu..Sertailah anakmu ini dengan senyummu dari syurga milik Tuhan wahai Ibuku. dan Maafkanlah anakmu ini tidak mampu berbhakti disaat Ibu masih ada....

Doa anakmu selalu bersamamu ibu...



Artikel Terkait:

20 comments:

Wuih,.. merinding saya bro..

Yang bisa kita lakukan, berusaha menjadi seperti apa yang Ibu inginkan. jadi, mari berjuang. Demi cinta dan kemuliaan seorang Ibu. Inilah kebanggaan seorang ibu terhadap anaknya..

Semoga ibu mendapat tempat terbaik di sisiNya..

AMIN..

idem!

Panda jg merinding pas baca :)

semoga Ibunda anda mendapat tempat yg layak disisiNya dan tersenyum bangga karena anda bung!

terus Berkarya, Semangat!!!

saya senang masih bisa melihat anak yang tetap sayang sama ibunya meski sudah ditinggal pergi, ini hal langka dizaman yang aneh ini. saya sendiri kadang sering bertanya'' zaman apakah ini, orang2 suci dah mulai dicaci, orang2 benar dihajar, pencuri dilindungi, sementara ibu sendiri didzalimi.'' maaf lho kang kalo komennya g' nyambung. tapi beneran saya senang dengan posting akang yang satu ini. nilai sastranya sangat terasa, punya citra lah...!

semoga ibumu mendapat tempat yang layak disiniNya bro. amin

wah keren neh posting,saya merasa terharu dengan posting akang yang ini, cz nilai satra nya sangat kentara,,

saya rasa, ibu bung Enhal slalu tersenyum disana karena anaknya kini menjadi orang yang berguna bagi nusa dan bangsa.
...Robbighfirli waliwalidayya warhamhuma kama robbayana sighoro..."

i am sorry to her that....kematian bukanlah tragedi,kematian bukan untuk ditangisi, tetapi apa yang menyebabkan kematian itulah yang harus diteliti..nyawa badan, nyawa rohani,,,nyawa-nyawa itu dihembuskan oleh TUHAN.........

saya spechless bila ngomongin mahluk yg bernama ibu...

Bro.. saya yakin bro enhal akan terus mengalirkan pahala untuk ibunya .. karena, doa anak yang soleh, masih didengar Tuhan Bro.. doa anak yang soleh adalah salah satu bakti seorang anak buat orang Tuanya.

semoga mamahku diberikan kesehatan dan umur panjang..
dan aku diberikan kemampuan dan kesempatan utk membahagiakan mamah.. amin..
lagi musim kangen ma bunda ya..

salah satu kebanggaan seorang ibu stelah wafat adalah mempunyai anak sholeh..

I luv you Mom....terharu nih...

kenangan memang hanya kenangan, namun kita harus tetap mendoakan ia mendapat tempat di sisiNya.amin

setuju sama firdaus..

dan kamu mengigatkan aku.. betapa berharga-nya ia.. thanks

Syurga di bawah telapak kaki ibu ...

bang andi kirim doa untuk Ibunda bung Enhal ... Amin

wah ingat waktu ibu saya menolong saya yang hampir tenggelam karna kebanjiran dirumah... huhuu.. jadi sedih nih..

sedih banget membacabya apalagi kalau saya ingat mama di kampung

mudah"han ibu kaka tersenyum di surga melihat doa yang disampaikan kaka,,,amin ya robbal alamin,,,tetap Semangat kaka,,,

Post a Comment